Cari

standbuku

ada untuk dirimu

bulan

Februari 2016

Petar Segrt: Tumbuh di Daerah Konflik hingga Kecintaannya pada PSM Makassar

rev3-COVER-PETAR-SEGRT-revisi-e1448865083998

Judul: Petar Segrt: Tumbuh di Daerah Konflik hingga Kecintaannya pada PSM Makassar
Penulis: A. Widya Syadzwina
Penerbit: Fandom
Jumlah Hlm.: 188 hlm.
Harga: Rp 55.000

“Terkadang merawat narasi-narasi kecil dalam sejarah menjadi lebih berarti. Ia seringkali lebih jujur, lebih tulus, dan sesungguhnya lebuh heroik. Karena tidak ada yang hendok ditonjolkan kecuali supaya niat baik. Seperti tokoh dalam buku ini” — Yusuf Arifin, pemimpin redaksi CNN Indonesia Lanjutkan membaca “Petar Segrt: Tumbuh di Daerah Konflik hingga Kecintaannya pada PSM Makassar”

Sedikit Cerita Punk dari Bandar Lampung

punk

Judul: Sedikit Cerita Punk dari Bandar Lampung
Penulis: Ridwan Hardiansyah
Penerbit: Indie Book Corner
Jumlah hlm.: 78 hlm.
Harga: Rp 25.000

Kebudayaan punk selalu bersifat kritis terhadap budaya dominan yang dibentuk sistem kapitalis. Antikemapanan merupakan antitesis yang diciptakan punkers untuk melawan kemapanan. Antikemapanan bertujuan untuk menghilangkan pemaksaan kehendak oleh satu pihak kepada pihak lain. Lanjutkan membaca “Sedikit Cerita Punk dari Bandar Lampung”

Lelaki yang Terus Mencari Sumbi

lelaki-yang-terus

Judul: Lelaki yang Terus Mencari Sumbi
Penulis: Hermawan Aksan
Penerbit: Indie Book Corner
Jumlah Hlm.: 136 hlm.
Harga: Rp 35.000

Lelaki yang Terus Mencari Sumbi karya Hermawan Aksan adalah cerita yang luar biasa, ditulis dengan cara yang memikat, lancar dan sangat memukau. Hermawan menceritakan kehidupan cinta Sangkuriang yang tak lelah mencari Sumbi. Ratusan kali reinkarnasi membuat Sangkuriang yakin, bahwa Sumbi bukan lagi ibu dan darah dagingnya. Kehidupan yang baru telah mengubah hidup mereka masing-masing. Sangkuriang mencari dan menunggu ratusan tahun, sebab cinta tak terbatas ruang dan waktu.Kekuatan cerita-cerita dalam buku ini bukan hanya pada ide yang jarang sekali disentuh penulis lain, tapi juga gaya bercerita yang lancar, plot-plot yang deras tak terduga, dan akhir cerita yang tak pernah biasa. Selain Sangkuriang yang Memburu sumbi, kisah-kisah lain dalam buku kumpulan cerpen ini tak juga kalah memikatnya. Lanjutkan membaca “Lelaki yang Terus Mencari Sumbi”

Sepotong Senja untuk Pacarku

28820765._UY200_

Judul: Sepotong Senja untuk Pacarku
Penulis: Seno Gumira Ajidarma
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Dimensi: 14 x 18 cm; 226 hlm.
Harga: Rp 80.000

Electronic Mail
Message #4041183
Date: 29 January 2001 18:11:00
To: Seno
Topic: Senja

Dear Seno Gumira Ajidarma,
Saya dapat e-mail ini dari teman saya. Semoga Anda tidak keberatan. Saya hanya ingin Anda tahu, bahwa saya hanya bisa menikmati senja dari cerita-cerita Anda. Mungkin Anda heran… tapi begitulah kenyataannya, saya rabun senja sejak saya berusia 10 tahun.

Lewat e-mail ini saya hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah menghadirkan senja sedemikian indah dalam cerita-cerita Anda.

Natasha Azalea

Sang Guru Piano

20160225130505_1.jpg

Judul: Sang Guru Piano
Penulis: Elfriede Jellinek
Penerbit: KPG
Harga: Rp 60.000

Di siang hari, Profesor Erika mengajar di Konservatori Wina. Seluruh
waktunya penuh dengan musik-musik surgawi, daya agung yang
tercipta dari langit. Dan ketika malam tiba, ia adalah pengunjung setia
pertunjukan seks sadomasokis yang sadis dan peeping-showdi bagian
kota Wina yang jorok, tempat ia melampiaskan hasrat seksualnya yang
kelam, yang terpendam di bawah cengkeram Sang Ibu. Lanjutkan membaca “Sang Guru Piano”

Gempa Waktu

20160225130403_1.jpgJudul: Gempa Waktu
Penulis: Kurt Vonnegut
Penerbit: KPG
Harga: Rp 56.000

“Gempa Waktu adalah novel yang ditulis dan dibintangi oleh Vonnegut…
Apa yang dilakukan Vonnegut, yang orang lain tak mampu menandinginya,
adalah memperlihatkan ketidakacuhannya yang luar biasa terhadap zaman
pascamodern…. Anda tentu menyukainya.” – Washington Post Book World

Lucu , pedas… Gempa Waktu adalah bacaan yang sangat menarik, penuh
dengan kebenaran yang lebih penting ketimbang yang dikisahkan. Tak ada
permenungan moral yang lebih kocak.” – Chocago Sun-Times

“Menyenangkan… menggoncangkan… menggembirakan… Karya ini merupakan
suatu berkah.” – Valerie Sayers, New York Times Book Review

“Suatu campuran yang aneh antara kebijaksanaan dan kepahitan, kecerdikan
dan kepasrahan, dan ejekan terhadap Alam Semesta.” – San Diego Union-Tribune Lanjutkan membaca “Gempa Waktu”

Inilah Esai.

Inilah esai

Judul: Inilah Esai.
Penulis: Muhidin M. Dahlan
Penerbit: i:boekoe
Dimensi: 14 x 21 cm; 192 hlm.
Harga: Rp 50.000

Esai adalah cerminan, meditasi, percobaan dalam pengung­kapan gagasan yang diekspresikan secara licin dengan bahasa yang “lentur”, kata Montaigne. Sesuatu yang sifatnya longgar, kata esais Emha Ainun Nadjib.

“Esai itu bukan puisi. Akan tetapi esai tidak diperkenankan untuk hadir tanpa rasa poetika. Esai bukan cerita pendek, bukan novel, bukan reportoar teater, namun esai diharuskan bercerita, diwajibkan mengekspresikan suasana, itupun cerita dan suasana harus merupakan kandungan yang implisit, yang tersirat, yang sa­mar, sebab kalau tidak: ia dituduh sebagai puisi atau cerita pendek atau novel atau reportoar teater,” lanjut Cak Nun. Lanjutkan membaca “Inilah Esai.”

Catatan Pinggir 7

img0005-73

Judul: Catatan Pinggir 7
Penulis: Goenawan Mohamad
Penerbit: Tempo
Harga: Rp 100.000

Tarian Bumi

18002742

Judul: Tarian Bumi
Penulis: Oka Rusmini
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Harga: Rp 40.000

“Perempuan Bali itu, Luh, perempuan yang tidak terbiasa mengeluarkan keluhan. Hanya dengan cara itu mereka sadar dan tahu bahwa mereka masih hidup, dan harus tetap hidup. Keringat mereka adalah api. Dari keringat itulah asap dapur bisa tetap terjaga. Mereka tidak hanya menyusui anak yang lahir dari tubuh mereka. Mereka pun menyusui laki-laki. Menyusui hidup itu sendiri.

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑